Monday, December 1, 2008

INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA
Accident (Incident) Investigation
Organized process using written procedures that are applied every time an incident occurs regardless of its severity.

kegiatan inspeksi tempat kerja secara khusus, yang dilakukan setelah terjadinya peristiwa kecelakaan atau insiden yang menimbulkan penderitaan kepada manusia serta mengakibatkan kerugian dan kerusakan terhadap properti /harta benda dan aset perusahaan lainnya
Krusial untuk dilakukan sesegera mungkin setelah setiap adanya kejadian kecelakaan
Sering saling menunjuk dan menyalahkan pihak lain [dalam Buku Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Oleh TARWAKA, PGDip.Sc., M.Erg.].


Accident (Incident) Investigation Purpose:

Untuk mencari apa yang sebenarnya terjadi
Mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan kecelakaan
!!Fact Finding NOT Fault Finding!!


Benefits:

Dapat Menjelaskan tentang apa yang terjadi.
Dapat Menentukan penyebab sebenarnya.
Dapat Menentukan resiko kecelakaan.
Dapat Mengembangkan sarana pengendalian.
Dapat Mendefinisikan arah kecenderungan.
Dapat Mendemonstrasikan perhatian.


Procedure:

Identify causal factors (contributing)
Evaluate causal factors & other hazards
Select Corrective Actions


INVESTIGATOR

1. JAJARAN SUPERVISOR, alasan;
Supervisor mempunyai kepentingan individu
Supervisor tahu tentang pekerja dan kondisi tempat kejadian
Supervisor tahu bagaimana dan dimana mendapatkan informasi yang diperlukan
Supervisor adalah orang yang akan memulai dan melakukan tindakan

2. JAJARAN MANAJER, bila dalam situasi;
Terdapat kerugian besar atau potensi insiden yang tinggi.
Kecelakaan atau insiden melibatkan area atau tempat kerja di bawah supervisor lain.
Tindakan perbaikan melibatkan pertanggung jawaban yang luas atau memerlukan beaya yang besar.

3. STAF/ KARYAWAN TERTENTU
Bila perlu di analisa oleh ahli teknik khusus
Ahli -ahli yang terlibat dapat befungsi sebagai penasehat investigator
Petugas atau ahli K3
Anggota P2K3, dll.


LANGKAH-LANGKAH INVESTIGASI INTERNAL

Banyak hal yang dapat dilakukan pada saat peristiwa kecelakaan terjadi, seperti;
membantu mengurus orang-orang yang terkena musibah,
mencegah merembetnya kecelakaan atau insiden yang kedua,
melihat dan mengamati tempat kejadian,
mewancarai saksi-saksi,
memeriksa peralatan/mesin dan catatan-catatan yang relevan,
menganalisa penyebab kecelakaan,
membuat laporan,
melakukan upaya tindakan korektif dan
mengupayakan agar orang-orang dapat segera kembali bekerja


LANGKAH/ METODE INVESTIGASI, meliputi;

Merespon kondisi emergensi secara cermat dan berfikir positif
Mengumpulkan informasi yang relevan [Gather the evidence – photos, interview]
Menganalisa seluruh penyebab yang signifikan [Analyze the information- write report]
Mengembangkan dan melakukan tindakan perbaikan
Mereview temuan dan rekomendasi
Tindak lanjut efektifitas tindakan korektif yang diaplikasikan

1]. TINDAKAN AWAL BILA TERJADI KECELAKAAN

Mengendalikan situasi pada tempat kejadian
Memberikan pertolongan pertama dan menghubungi pos pelayanan emergensi
Mencegah potensi kecelakaan merembet
Mengidentifikasi sumber-sumber bukti informasi di tempat kerjadian
Mengamankan bukti dari perubahan dan pemindahan
Melakukan investigasi untuk menentukan potensi kerugian
Memberitahukan kepada pengurus atau manajer perusahaan

2]. TINDAKAN PERBAIKAN

1. TINDAKAN PERBAIKAN SEMENTARA

2. TINDAKAN PERBAIKAN PERMANEN


LAPORAN INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

merupakan media komunikasi formal tentang fakta-fakta penting untuk diketahui oleh orang-orang yang berkepentingan terhadap peristiwa kecelakaan yang terjadi.
merupakan suatu catatan peristiwa kecelakaan yang akan digunakan di dalam program pengendalian kerugian.
memberikan umpan balik untuk membantu kinerja supervisor di dalam pemecahan masalah yang terjadi.
Setiap kegiatan investigasi harus dibuat laporan secara tertulis.
Laporan kecelakaan dan analisis penyebab kecelakaan, sebaiknya menggunakan standar formulir yang baku


SISTEMATIKA TEKNIK ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN (STAPK)

merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk menyelidiki atau menginvestigasi kecelakaan atau insiden dengan potensi kerugian dan kerusakan besar
dilakukan dengan mengecek secara cermat pada setiap tahapan proses investigasi
yang dimaksud dengan kecelakaan atau insiden potensial tinggi adalah suatu kecelakaan atau insiden yang melibatkan kerugian besar (Major loss) atau bencana besar (Catastrophe) yang mungkin menyebabkan banyak kematian dan kerusakan lingkungan secara luas

Teknik analisis penyebab kecelakaan terfokus pada penyebab dasar kecelakaan yang meliputi 2 (dua) faktor penyebab;
1. Faktor personal pekerja dan

1.1 Ketidak-mampuan
1.2 Kekurang-pengetahuan
1.3 Kekurang-ketrampilan
1.4 Stres
1.5 Kurang Motivasi

2. Faktor pekerjaan

2.1 Kepemimpinan dan Pengawasan
2.2 Teknik
2.3 Sistem Pembelian
2.4 Sistem Pemeliharaan
2.5 Perkakas dan Peralatan Kerja
2.6 Standar Kerja